logo SLO Nusantara

Kepala Divisi Strategi Bisnis PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Rian Erlangga, menyampaikan informasi terkini tentang model kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (BEV) yaitu truk listrik Isuzu Elf EV yang sebelumnya dipajang di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024.

“Kita kembali ke Indonesia dan terus belajar tentang berbagai tantangan yang ada. Namun, ketika waktunya tepat dan kami telah siap, kami akan mencoba menembus pasar kendaraan listrik Battery Electric Vehicle (BEV),” kata Rian selama istirahat dalam acara Isuzu Mudik Gratis 2025 di Bekasi, Jawa Barat, pada hari Jumat (28/3).

Menurut dia, ada dua faktor penting yang harus dipertimbangkan sebelum secara resmi meluncurkan Elf EV di negeri ini. Faktor pertama berkaitan dengan fasilitas pengisian daya, sedangkan factor kedua berhubungan dengan pola kerja dan rutinitas usaha perusahaan.

Berbeda dengan jalur yang telah ada
fix
, kadang segmen
retail
Ada truk pengangkutan dari Semarang menuju Jakarta sering kali menerima pesanan baru dan segera melanjutkan perjalannya ke Bali atau bahkan hingga Makassar. Oleh karena itu, fleksibilitas tersebut yang menjadikannya sebagai sebuah aset.
concern
“kita telah mendukung infrastrukturnya atau belum,” lanjut Rian.

Meskipun begitu, Rian mengaku bahwa telah ada minat terhadap Isuzu Elf EV. Namun, dia belum bersedia untuk memberikan rincian tambahan tentang jumlah pesanan maupun kesepakatan jual beli yang pasti.

Beberapa di antaranya telah menjadi seperti ini.
under discussion
Namun, saat ini baru sebatas diskusi saja. Pokoknya, kita telah siap dari segi produk, sama seperti principal kami di berbagai negara lain. Kita hanya perlu menanti kapan peluncurannya,” tambahnya.

Isuzu Elf EV Concept muncul untuk pertama kalinya bersamaan dengan peringatan ulangtahun ke-50 perusahaannya di Indonesia. Saat itu, ia berstatus sebagai
showcase
teknologi platform I-MACS yaitu Isuzu Modular Architecture and Component Standard.

Oleh karena itu, desainnya disesuaikan dengan keperluan serta model badan kendaraannya. Pada intinyanya, I-MACS bukan hanya fokus pada pengembangan truk ramah lingkungan, tetapi juga berfungsi sebagai
platform
kendaraan diesel tradisional, kendaraan listrik, hingga kendaraan berbahan bakar hidrogen.

Bagi yang ingin bertransformasi menjadi truk listrik, ada opsi baterai sebanyak dua.
pack
berdaya 40 kWh, 3 paket berdaya 60 kWh, atau 5
pack
berdaya 100 kWh. Daya baterenya yang tinggi ini dapat digunakan untuk fitur Vehicle to Load (V2L).

****

SLO Nusantara New Energy Vehicle Summit 2025 akan diselenggarakan pada tanggal 6 Mei 2025, hari Selasa, di lokasi MGP Space, yang terletak di dalam kompleks SCBD Park.

Dengan tema “Kolaborasi Menuju Industri Otomotif yang Berkelanjutan,” acara debat ini menyertakan berbagai pihak terkait seperti tokoh industri, ahli profesional, dan duta pemerintahan. Mereka berkumpul untuk mendiskusikan dan menuangkan ide-ide tentang bagaimana merencanakan masa depan sektor otomotif agar tetap lestari.

Tunggu informasinya di SLO NUSANTARA!