SLO NUSANTARA
– Salah satu pilihan bagi siswa kelas 12 SMA atau SMK dalam mengejar pendidikan lanjutan adalah Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN).
Politeknik SSN adalah sebuah institusi pendidikan khusus yang dimiliki oleh BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara).
Politeknik SSN terletak di Jalan Raya H. Usa, Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16120.
Para siswa perlu mengetahui bahwa Poltek SSN adalah sebuah sekolah kedinasan yang memiliki status ikatan dinas.
Akibatnya, mahasiswa yang lolos masuk ke Politeknik SSN dapat menempuh pendidikan secara cuma-cuma karena biayanya sepenuhnya dibayar oleh pemerintah.
Di samping kemampuan untuk menempuh pendidikan secara cuma-cuma, para alumni dari Politeknik SSN berhak dilantik sebagai CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dalam lingkungan BSSN ataupun lembaga pemerintahan lainnya baik di tingkat nasional maupun lokal sesuai dengan kebutuhan posisi yang ada.
Persyaratan pendaftaran untuk Politeknik SSN yang dikelola oleh BSSN
Apabila Anda tertarik melamar ke Politeknik SSN dalam proses seleksi sekolah kedinasan tahun 2025, sangatlah vital untuk mengetahui bahwa selain mempersiapkan dokumen-dokumen administrasi tambahan, terdapat juga persyaratan kesehatan yang harus dipatuhi.
Persyaratan fisik bagi mereka yang ingin mendaftar ke Politeknik SSN meliputi ketentuan tentang tinggi badan dan juga kesehatan mata para peserta.
Berdasarkan situs web resmi pada hari Minggu, 30 Maret 2025, berikut adalah persyaratan fisik untuk mendaftar di Politeknik SSN beserta dengan seluruh kriteria lainnya yang harus Anda pahami.
Di samping ketentuan mengenai aspek fisik, terdapat persyaratan tambahan yang meliputi salah satu kriteria utama yaitu hasil ujian tulis berbasis komputer dalamSeleksi Nasional BerdasarkanTes (SNBT atau UTBK). Ketentuan tentang standar nilai UTBK SNBT ini mulai diberlakukan sebagai aturan baru pada tahun 2024 kemarin.
Berikut adalah ketentuan untuk mendaftar di Politeknik SSN sesuai dengan kondisi yang berlaku dalam proses penerimaan tahun 2024/2025:
1. Penduduk Indonesia yang beragama dan menghormati Tuhan Yang Maha Esa, setia serta mematuhi Pancasila, Undang-Undang Dasar tahun 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
2. Calon yang berusia antara 17 (tujuh belas) hingga maksimal 21 (dua puluh satu) tahun per 31 Desember 2024;
3. Siswa kelas XII angkatan 2021, 2022, atau 2023:
a. Sekolah Menengah Atas dengan Peminatan Ilmu Pengetahuan Alam atau Madrasah Aliyah dengan Peminatan Ilmu Pengetahuan Alam
b. SMK jurusan:
- Teknik Elektronika
- Teknik Audio Video
- Teknik Elektronika Industri
- Teknik Robotik
- Teknik Tenaga Listrik dan Komunikasi
c. SMK TI di bidang keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi
- Rekayasa Perangkat Lunak
- Teknik Komputer dan Jaringan
- Informatika Sistem, Jaringan serta Aplikasi
4. Nilai rata-rata untuk Mata Pelajaran Matematika (Bidang Teori atau Pengetahuan) harus sekurang-kurangnya 80 (delapan puluh) di Semesters IV dan V serta nilai rata-rata mata pelajaran Bahasa Inggris (Bidang Teori atau Pengetahuan) juga harus setidaknya 80 (delapan puluh) pada semester yang sama.
5. Kesehatan jasmaniah dan rohaniah baik, tanpa cacat fisikal maupun mental, serta tidak terdapat penyakit bawaan atau menular yang bisa menghambat aktivitas sehari-hari Taruna;
6. Tidak mengalami kebutaan warna baik parsial maupun total dan telah diverifikasi melalui surat hasil pemeriksaan dari dokter di puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan milik pemerintah lainnya yang dikeluarkan pada tahun 2024;
7. Ketinggian minimum untuk laki-laki adalah 160 cm dan perempuan 150 cm, serta harus memiliki berat badan proporsional. Bukti dapat ditunjukkan melalui surat hasil pemeriksaan dari dokter di Puskesmas terdekat atau dokter pada unit layanan kesehatan milik pemerintah yang dikeluarkan pada tahun 2024;
8. Tidak memiliki tatoo atau bekas tatoo dan tidak mempunyai tindikan atau bekasnya di area tubuh yang umum untuk wanita serta/atau di mana saja pada pria, terkecuali jika diperbolehkan oleh aturan agama ataupun adat.
9. Status belum menikah yang harus ditunjukkan melalui surat pengesahan dari Lurah atau Kepala Desa, serta berkomitmen untuk tetap single saat menjalani studi di Poltek SSN;
10. Belum memiliki pengalaman kehamilan (untuk wanita) dan belum mempunyai keturunan yang berasal dari genetik sendiri (untuk pria);
11. Tidak mengalami pemberhentian studi atau drop out (DO) dari Poltek SSN serta/atau institusi pendidikan tinggi di lingkungan departemen atau badan lainnya;
12. Saat ini tidak terikat dalam suatu perjanjian layanan dengan entitas lain;
13. Siap untuk menanggung biaya penyelenggaraan ujian sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 2 tahun 2024 yang mencakup Uji Kompetensi Dasar (UKD) senilai Rp 100.000;
14. Siap untuk memberikan sertifikat dari hasil ujian SNBT UTBK tahun 2023 atau tahun 2024 (bila ada kedua-duanya, maka dipilih satunya saja);
15. Setelah menyelesaikan pendidikan, bersedia ditugaskan ke berbagai daerah di Negara Kesatukan Republik Indonesia, serta siap untuk bekerja dalam rotasi shift selama 1 kali 24 jam;
16. Setelah menyelesaikan pendidikan, bersedia mengikuti masa ikatan dinas pertama sebanyak 10 (sepuluh) tahun.
Berikut adalah beberapa ketentuan mengenai persyaratan fisik untuk mendaftar di Politeknik SSN: harus memiliki tinggi badan yang memenuhi standar, tidak diperbolehkan buta warna, serta tidak boleh memiliki tato atau dilengkapi dengan tanda lainnya.
Data ini dapat digunakan sebagai referensi bagi calon mahasiswa yang berencana untuk mendaftar di Poltek SSN saat proses seleksi sekolah kedinasan tahun 2025.
