SLO NUSANTARA
– Diabetes, suatu kondisi disebabkan oleh tingginya konsentrasi glukosa dalam darah, bisa berdampak pada semua bagian dari tubuh kita.
Gula darah alias glukosa, adalah unsur vital untuk memelihara kondisi fisik yang sehat.
Sebab itu, senyawa tersebut berperan sebagai sumber energi untuk sel-sel yang membangun otot serta jaringan tubuh lainnya.
Namun, bagi mereka yang menderita diabetes, proses penggunaan glukosa dalam tubuh tidak bekerja dengan baik. Hal ini berkaitan dengan insulin yang dihasilkan oleh pankreas.
Insulin merupakan hormon yang membantu mengubah gula darah menjadi energi. Pada penyandang diabetes, insulin tidak bekerja secara maksimal.
Jika tidak diatur dengan benar, kandungan glukosa dalam darah yang tinggi dapat merusak beberapa organ tubuh serta menaikkan peluang terkena gangguan kesehatan parah.
Dampak Diabetes Terhadap Sistem Organnya
Berikut ini merupakan sejumlah anggota badan yang kerap dipengaruhi oleh penyakit diabetes. Mari kita bahas lebih lanjut!
1. Jantung
Diabetes bisa memperburuk kondisi kardiovaskular. Tingginya level glukosa dalam darah berpotensi merusak pembuluh darah serta saraf yang bertanggung jawab atas fungsi jantung.
Akibatnya, penyandang diabetes berisiko alami serangan jantung, gagal jantung, dan masalah kardiovaskular lainnya.
2. Ginjal
Selain jantung, organ tubuh lain yang terdampak oleh diabetes dan terjadi komplikasi adalah ginjal.
Saat tingkat glukosa dalam darah melampaui ambang batas normal, pembuluh darah di ginjal bisa rusak.
Keadaan tersebut bisa menghambat kapabilitas jaringan dalam menyingkirkan sisa metabolisme dan cairan dari dalam badan.
Akhirnya, orang dengan diabetes memiliki risiko besar terkena gangguan pada organ ginjal, yang mungkin perlu menjalani proses dialisis atau penerimaan ginjal baru melalui transplantasi.
3. Mata
Selanjutnya adalah mata, di mana penyandang diabetes berpotensi mengalami retinopati diabetik dan katarak.
Retinopati diabetik muncul ketika pembuluh darah halus pada retina rusak sehingga dapat menyebabkan hilangnya visi atau ketergantungan total pada cahaya.
4. Saraf
Neuropati diabetik adalah suatu kondisi di mana saraf dalam tubuh menderita kerusakan disebabkan oleh tingginya level glukosa darah.
Hal ini dapat mengakibatkan orang tersebut menjadi kebas, lemah, atau merasakan sakit pada ekstremitas bawah dan atasnya.
Neuropati pun bisa berdampak pada organ dalam tubuh, misalnya perut, usus, serta jantung.
5. Kulit
Organ terluas dalam tubuh yaitu kulit pun dapat dipengaruhi oleh diabetes. Orang dengan kondisi tersebut memiliki risiko lebih besar mengalami gangguan pada kulit serta kesulitan dalam proses pemulihan luka.
Konsentrasi glukosa dalam darah yang tinggi dapat mengurangi kapabilitas tubuh untuk menangkal infeksi, selain itu keadaan tersebut juga bisa menyebabkan sensasi terbakar, muncul bercak-bercak merah, serta berbagai gangguan pada kulit.
6. Sistem saraf pusat
Diabetes bisa mempengaruhi sistem saraf pusat dan mengakibatkannya sebagai faktor risiko untuk Alzheimer atau menurunnya kemampuan kognitif.
Walaupun interaksi antara kedua hal tersebut masih dalam tahap penelitian, buktinya mengindikasikan bahwa gula darah yang tinggi dapat mempercepat proses kerusakan pada saraf otak.