SLO NUSANTARA
Di belakang kesan misterius dari peluncuran mendatang Nissan Rogue PHEV, tersembunyi Mitsubishi Outlander PHEV sebenarnya.
Ya, Nissan sudah memperkenalkan strategi untuk kendaraan terbarunya yang akan dirilis pada tahun 2025 dan 2026 (26/3).
Rencana peluncuran mobil baru itu menunjukkan bahwa Nissan terus berupaya untuk mengakomodasi permintaan pembeli meski sedang dalam masa kesulitan.
Taruhannya tertinggi untuk Nissan ada di Nissan USA yang akan menyediakan enam kendaraan baru ditambah tiga Infiniti sampai tahun 2028.
Mobil anyar yang dibuat Nissan untuk pasaran AS meliputi varian terkini dari Nissan Rogue.
Berdasarkan pernyataan resmi mereka, varian teranyar dari Rogue akan menghadirkan teknologi e-POWER yang mungkin serupa dengan sistem pada XTrail e-POWER serta Qashqai e-POWER.
Ini merupakan kali pertama e-POWER diperkenalkan pada segmen SUV yang hingga kini tidak tersedia dalam varian hybrid.
Di samping Rouge terbaru yang menggunakan sistem e-POWER, masih ada juga varian Nissan Rogue lainnya yang mengusung teknologi plug-in hybrid.
Ketika kami zoom in dan menaikkan brightness, ternyata Rogue tersebut tidak lain adalah rebadge Mitsubishi Outlander PHEV.
Outlander PHEV yang baru telah diluncurkan di seluruh dunia termasuk AS sejak tahun 2021.
SUV PHEV dari Mitsubishi ini terkenal dengan mesin hybrid plug-in empat silinder berkapasitas 2.359 cc yang sangat maju.
Mesin bertanda 4B12 itu dapat menghasilkan daya sebesar 98 kW alias 133 dk serta torsi mencapai 195 Nm.
Selanjutnya terdapat dua sepeda motor listrik dengan tenaga masing-masing 85 kW atau 116 dk, serta 100 kW atau 136 dk.
Dengan baterai yang memiliki kapasitas 20 kWh, Outlander PHEV diklaim mampu berkendara hingga jarak 87 kilometer tanpa memerlukan bahan bakar sama sekali.